Gunung Sinabung meletus

Antara – Minggu, 29 Agustus

Jakarta (ANTARA) – Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara meletus Minggu sekitar pukul 00.15 WIB

Kepala Desa Sukanalu, Kecamatan Naman, Paten Sitepu, yang dihubungi ANTARA, Minggu, mengatakan bahwa api mulai keluar dari permukaan gunung Sinabung sekitar pukul 00.15 WIB.

Keseluruhan warga yang berada di sekitar kaki gunung Sinabung juga dilaporkan telah mengevakuasi diri ke arah kota Kabanjahe.

Selain anggota keluarga, masyarakat juga dilaporkan berupaya membawa sebagian barang milik mereka untuk diamankan.

Sebelumnya, masyarakat sekitar Gunung Sinabung tidak menduga gunung akan meletus karena mendapat informasi dari petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa gunung tersebut masih dalam kondisi aman, namun tiba-tiba meledak, ujar Paten Sitepu.

Berdasarkan informasi tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Karo mengimbau warga yang mengungsi untuk kembali ke rumah masing-masing.

Namun sebagian besar pengungsi tersebut tidak mengindahkan imbauan pemkab dan bertahan di lokasi evakuasi, hanya sebagian warga yang kembali ke kediaman mereka.

Ia juga menyebutkan belum adanya petugas kepolisian di lokasi untuk membantu evakuasi warga.

Sebelumnya Gunung Sinabung yang memiliki ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut itu mulai menunjukkan aktivitasnya dengan mengeluarkan asap hitam pada hari Sabtu (28/08) pagi.

PMI Kirim Dokter & Obat untuk Korban Sinabung

By Elin Yunita Kristanti, Bayu Galih – 2 jam 27 menit lalu

VIVAnews – Letusan Gunung Sinabung yang terjadi pada Minggu dini hari, 29 Agustus 2010, membuat puluhan ribu orang mengungsi.

Warga pun mulai mengeluhkan gangguan kesehatan, terutama sesak naas dan iritasi mata.

Palang Merah Indonesia segera mengirim bantuan untuk korban letusan Gunung Sinabung.

Berdasarkan laporan Ketua Bidang Penanggulangan PMI Pusat Soemarsono, PMI akan memberangkatkan tim dokter dari Rumah Sakit PMI Bogor, Senin besok. Tim dokter PMI akan dikirim dengan membawa paket obat-obatan.

“Senin (30/8) akan berangkat tim dokter PMI Pusat dari RS PMI Bogor dengan membawa 5.000 paket obat-obatan. Terutama untuk pasien yang terkena sesak nafas,” demikian keterangan tertulis yang diterima VIVAnews, Minggu, 29 Agustus 2010.

Selain dokter dan obat-obatan, PMI Pusat juga akan mengirim 10.000 masker, 1.000 paket perangkat higienis (hygiene kit), dan 1.000 lembar selimut untuk korban letusan Gunung Sinabung yang kini berada di pengungsian.

Kemudian, PMI juga mengirim dua orang tim assesment, salah satunya staf Federasi Palang Merah Internasional, untuk mendata kebutuhan data para korban dan pengungsi.

Hingga saat ini, tercatat sudah sekitar 26 ribu jiwa yang tinggal di pengungsian akibat letusan Gunung Sinabung. Para pengungsi berasal dari tiga kecamatan, yaitu kecamatan Naman Teran (tujuh desa), kecamatan  Payung (tiga desa), dan kecamatan Tiga Derket (tiga desa).

Pengungsi ditampung di sejumlah titik yang telah disediakan Pemerintah. Lokasi pengungsian tersebut berada di kota Brastagi (tiga titik) dan kota Kaban Jahe (lima titik). (adi)

Kepala PVMBG Akui Prediksi Gunung Sinabung Meleset

Republika – Senin, 30 Agustus

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, mengakui bersalah karena prediksi dan analisa Gunung Api Sinabung meleset.

Kabar tersebut disampaikan Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief, melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya pada Ahad siang. Sebelumnya, Kepala PVMBG memprediksi bahwa Gunung Sinabung tidak akan meletus.

Andi Arief sejak Sabtu (28/8) malam terus membagikan info soal letusan Sinabung melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya. Sebelumnya, dia juga mengatakan bahwa Presiden mengikuti terus perkembangan dan sudah dilaporkan soal terjadinya letusan tersebut.

Lebih lanjut, dia menuliskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan NasionalPenanggulangan Bencana dan Vulkanologi, komando penanganan ada di tangan Bupati Tanah Karo. Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara meletus Minggu dini hari sekitar pukul 00.15 WIB

Sebelumnya Gunung Sinabung yang memiliki ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut itu mulai menunjukkan aktivitasnya dengan mengeluarkan asap hitam pada hari Sabtu (28/08) pagi.

Sementara itu, pesawat Susi Air yang akan membawa Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono tidak bisa melakukan penerbangan karena debu vulkanik akibat letusan Gunung Sinabung , Sumatera Utara yang mengganggu jarak pandang.

Agung menjelaskan, dirinya berada di Sumatera Utara dalam rangka melakukan Safari Ramadhan dalam kapasitasnya sebagai Menko Kesra. “Saya sedang melakukan Safari Ramadhan di Sibolga, Sumatera Utara dan kebetulan Gunung Sinabung meletus. Karena masih berada satu provinsi dengan posisi saya sekarang maka saya berencana untuk meninjau langsung letusan gunung tersebut,” katanya.

Foto-foto Dasyatnya Letusan Gunung Sinabung

Dalam satu peta, terlihat bahwa letak gunung ini tak jauh dari patahan aktif Sumatera.

SENIN, 30 AGUSTUS 2010, 15:31 WIB
Ita Lismawati F. Malau
VIVAnews – Setelah terlelap 400 tahun, Gunung Sinabung ‘batuk-batuk’ sejak Sabtu 28 Agustus lalu. Asap hitam dan debu vulkanik pun dimuntahkan gunung tertinggi di Sumatera Utara ini.

Sinabung yang dikategorikan gunung kategori B itu ternyata menyimpan ancaman besar di dalam perutnya. Inilah yang menyebabkan mereka yang tinggal di dekat gunung kategori B di sejumlah wilayah Indonesia, juga ikut cemas.

Sejumlah ahli sebelumnya sudah menyebutkan bahaya di sekitar Sinabung itu. Gunung yang terbentuk sesudah letusan Gunung Toba, yang  membentuk kaldera danau toba itu, tak begitu jauh letaknya dari patahan aktif Sumatera. Foto-foto satelit jelas memperlihatkan dekatnya patahan dengan posisi Sinabung.

Sekitar 26 ribu warga yang tinggal di kaki gunung terpaksa mengungsi ke Brastagi dan Kaban Jahe. Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) dan iritasi mata menjadi penyakit yang umum di derita para pengungsi.

Dalam foto terlihat asap bercampur debu begitu tebal dan berwarna kehitaman keluar dari bibir kawah gunung dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut itu.

About these ads

2 comments on “Gunung Sinabung meletus

  1. dengan berbagai kejadian bencana alam yang menimpa indonesia beberapa tahun terakhir ini, seharusnya membuat kita sadar dan mawas diri tentang arti hidup dan apa tujuan hidup kita sebenarnya…
    semoga korban bencana alam tersebut diberikan kesabaran dan ketabahan..aamiin

    Bolehngeblog

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s